Normal Mode
Responsive Mode

Harap Tunggu Proses Memuat Konten Halaman


Blog Sugiman AlKaromah

READ THIS!!!

Ilustrasi 1-Eka Yuliani ( keponakan saya)
Seperti yang kita ketahui bahwa bungkus kopi  terbuat dari bahan yang sangat sulit untuk diuraikan oleh bakteri. Terbukti saat kita menggali tanah (untuk pembuatan sumur misalnya) terkadang kita jumpai plastic bekas bungkus kopi dan bungkus lain masih tetap utuh, hanya warna / cat saja yang mungkin mulai luntur. Maka dari itu, untuk mengurangi bertambahnya sampah plastic di lingkungan kita ini, banyak warga yang mulai mengeluti proyek pendaur-ulangan sampah plastik seperti ini.
Kakak saya sendiri, Sumarni telah berhasil beberapa kali membuat tas dari bekas bungkus kopi ini.
Awalnya, kakak ipar saya mendapat sedikit cara dari adiknya untuk mengubah bungkus kopi menjadi sesuatu yang bermanfaat lagi. Kakak ipar saya, Cito hanya dikasih tahu cara melipat bekas bungkus kopi ini menjadi mirip gelang tipis. Dan kaka ipar saya pun sudah membuat gelang dari bungkus kopi ini mencapai puluhan bahkan ratusan, namun belum tahu cara merangkainya. Setelah diberitahu temanya, maka kak Cito pun bias mambuat sebuah bentuk (mirip baling-baling dari janur kelapa) dari 4 potong bungkus kopi yang telah dibentuk gelang.
Hanya bermodalkan Try And Learn Akhirnya kak Cito bias merangkai bentuk-bentuk tersebut menjadi semakin panjang dan cukup lebar. Menemukan kendala lagi saat rangkaian / anyaman sudah mulai cukup panjang dan lebar, “untuk menyatukan menjadi bentuk tas tanpa dijahit bagai mana?”, namun tanpa menyerah tetap Try And Learn dijalankan. Akhirnya oleh kak Sumarni terbentuklah sebuah tas seperti keranjang tanpa tali pegangan.
Tidak berhenti mencoba, dengan dibantu orang lain juga (termasuk saya dan keponakan saya) maka jadilah satu tas pertama kami dengan bentu tas belanja. Tas ini cukup kuat untuk embawa belanjaan berat (pernah membawa rambutan seikat dan tetap kuat) walau tanpa dijahit.
Seiring berkembang, kami mecoba bentuk-bentuk lain dengan tas bungkus kopi ini. Mulai dari tas kecil, tempat dompet/HP, sampai tas sekolah yang muat juga untuk sebuah Notebook.
Rencana tas-tas ini ingin terus kami kembangkan agar semakin  berkurang sampah di lingkungan kita dan juga semakin bertambah penghasilan kita. Rencana tas-tas ini akan kami pasarkan melalui beberapa cara. Mulai dari MKM (mulut ke mulut) sampai OL Shop (On Line Shop) yaitu di TokoBagus.com dan FB.
Untuk Anda yang ingin belajar membuat tas dari bungkus kopi, minimal bias mengurangi sampah dan menambah fungsi dari ex-sampah ini, silakan ikuti langkah-langkah pembuatannya di bawah ini :
1.       Sediakan sekitar 500 bekas bungkus kopi atau boleh mipil.
2.       Pisahkan berdasar merk dan ukuran, karena setiap merk dan farian ukurannya berbeda-beda.
 
Potong bungkus kopi melintang menjadi 2 bagian (atas dan bawah), lihat gambar. Tiap potongan sisi-sisinya dilipat kedalam, hingga terbentuk sebuah gelang plastic dengan sisi-sisi rapi (lipatan).

4.       Ukuran lebar gelang sama dengan seperempat panjang gelang saat tidak dibulatkan (lempes)
5.       Buat gelang sebanyak-banyaknya. Semakin besar tas yang diinginkan, semakin kecil bungkus kopinya, semakin banyak pula gelang yang dibutuhkan.
Ilustrasi 3-Bentuk Anyaman "+" bersambung
6.       Mulailah merangkai. Letakan satu gelang (glg  1) didalam gelang yang lain (glg  2), posisi pertemuan gelang di ujung gelang 2. Pada sisi gelang 2 yang satunya, dimasukan ke dalam gelang lain lagi (glg 3) dengan ujung gelang 3 menjauh dari gelang 1 tadi. Selanjutnya ujung gelang 3 yang masih menganggur, dimasukkan kedalam gelang 4 dan ujung gelang 4 dimasukan ke dalam gelang 1. Tarik masing-masing ujung gelang yang keluar dari gelang lain, dan tebentuklah menyerupai tanda “+”. Bentuk seperti ini, kalau orang desa menyebutnya mirip bentuk baling-baling yang terbuat dari janur (belarak) kelapa yang biasa dibuat anak-anak sebagai salah satu mainan kreatifnya.
7.       Pada setiap ujung gelang yang kosong tadi, mulai ditambah dengan gelang-gelang lain dengan kombinasi anyaman 1-1. Artinya, setiap setelah 1 kali masuk ke dalam gelang lain, selanjutnya dimasuki gelang lain lagi (menjadi di luar gelang lain). Dengan kombinasi seperti ini terus-terusan, maka anyaman akan semakin luas lagi.
8.       Jangan hawatir / takut kalau bentuk anyaman berlubang-lubang, karna memang harusnya begitu. Tapi tenang saja, walau berlubang, tas nantinya tetap kuat, asalkan lem / sambungan tengah bungkus kopi tidak rusak.
9.       Setelah mencukupi. bentuk lembaran anyaman Anda menjadi seperti tabung / keranjang dengan kedua ujung atas dan bawah tetap berlubang.
10.   Untuk membentuk ujung tas / bagian dasar, pada bentuk tabung tadi di kempiskan (lempes) dengan membentuk menjadi berlapis 2. Pada ujung lapisan, satukan gelang-gelang paling pojok satu sama lain otomatis dengan kombinasi ganjil pada ujung, agar tebentuk sudut atau pojokan tas. Selanjutnya pada  bagian tengah dirangkai seperti biasa, layaknya bagian sisi tas.
Ilustrasi 4-Bentuk keranjang tanpa tutup
11.   Untuk mematikan ujung-ujung gelang sisi atas, lipat kembali gelang kea rah dalam dan masukkan pada gelang sebelumnya.
Ilustrasi 5-Bentuk tas dengan tali rantai
12.   Selanjutnya Anda tinggal membentuk tali untuk tas Anda. Anda dapat berkreasi sesuai selera. Tapi kalau yang kami lakukan, adalah dengan merangkai gelang-gelang plastic seperti merangkai gelang karet. Maka timbullah tali rantai dari plastic.
Ilustrasi 6-Bentuk pemasangan tali rantai pada sisi tas
13.   Tinggal satukan saja setiap ujung tali pada sisi-sisi atas tas Anda sesuai selera. Yan terpenting posisi tali haruslah etap seimbang, agar tas tetap kuat dalam membawa barang bawaan.
14.   Taspun telah siap Anda gunakan.

Untuk mempercantik tampilan tas,  Anda dapat mengkombinasikan warna atau merk kopi dengan kesesuaian ukuran. Bisa juga Anda menambahkan perekat atau resleting dan kain pelapis agar tas Anda semakin bagus lagi.
Terima kasih telah menyimak ulasan dari saya, Anda juga dapat mengakses kiriman-kiriman saya yang lain dalam blog saya di www.sugiman-alkaromah.blogspot.com dan jangan lupa, Try, Learn and Share agar ilmu kita semakin bermanfaat bagi orang lain. Terima kasih dan salam SMANGAAAT!!!

Perihal: Diterbitkan oleh: pada pukul 11:05 AM WIB

Baca Pula Artikel Terkait Dalam Kategori: , , , , , .

Klik tombol "Like" bila Anda suka dengan artikel ini. Silakan poskan komentar agar saya dapat berkunjung balik ke blog Anda. Jika Anda ingin membaca artikel lain dari blog ini, maka silakan klik di sini untuk membuka daftar isi. Harap menyertakan http://sugiman-alkaromah.blogspot.com/2014/02/sampah-to-be-berkah.html dan atau mencantumkan tautan untuk artikel ini bila Anda menyalin sebagian dan atau keseluruhan isinya. Terimakasih.

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan berkomentar dg baik.
saran dan kritik anda slalu kami nantikan.

Artikel Populer